Setelah Jombang, Kasus Begal Payudara Merambat ke Mojokerto

Setelah Jombang, Kasus Begal Payudara Merambat ke Mojokerto – Sesudah Jombang, masalah begal payudara merambat ke Mojokerto. Selama ini, sudah ada 3 wanita yang mengakui jadi korban. Aktor tidak enggan berlaga di jalan ramai.

Sangat anyar seseorang gadis asal Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto jadi korban begal payudara. Gadis berhijab berumur 21 tahun itu dalam perjalanan ke rumah kerabatnya di Kota Mojokerto untuk bertakziah, Rabu (20/3). Walau keadaan tengah hujan, ia nekat seseorang diri mengendarai motor.

Sampai di Bypass Mojokerto, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko seputar jam 17.30 WIB, wanita yang profesinya menjadi guru ini dipepet seseorang pria tidak diketahui. Walau sebenarnya, waktu itu ia telah menggunakan hijab yang dilapis jas hujan. Diluar itu, keadaan jalan tengah ramai sebab jalan nasional.

Tidak terima dilecehkan, korban nekat menguber aktor. Usaha korban juga sukses menyusul pria tidak diketahui itu. Sekalian masih tetap mengendarai motornya, ia membentak aktor yang sudah melakukan perbuatan tidak pantas padanya. Bahkan juga, ia berupaya menendang aktor, tetapi tidak sukses.

Korban menjelaskan, aktor berkulit gelap menggunakan sarung serta peci. Ia sudah sempat mengingat beberapa ciri sepeda motornya, yakni Honda Supra X nopol S 2011 Q.

Korban ke dua ialah gadis berumur 20 tahun asal Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Ia menjelaskan, pelecehan seksual itu ia alami di Jalan Raya Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang pada 25 November 2018.

Waktu peristiwa, korban seseorang diri dalam perjalanan ke tempat kerjanya dengan mengendarai motor. Ia dibuntuti seseorang pria memiliki rambut panjang mengendarai motor Suzuki Satria F warna biru.

Sampai di jembatan Pohjejer seputar jam 15.00 WIB, pria itu mendekati korban untuk menjambret kalung emas kepunyaannya. Karena korban berteriak jambret, aktor juga kabur. Akan tetapi sebelum kabur, aktor sudah sempat meremas payudaranya.

Sesaat korban ke tiga ialah gadis asal Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Sayangnya, korban malas bercerita pelecehan seksual yang ia alami dengan cara langsung pada wartawan sebab takut. Ia minta kisahnya dikatakan oleh temannya, yakni korban asal Kecamatan Gondang.

Gadis berumur 19 tahun ini jadi korban begal payudara waktu melintas di Jalan Desa Ketengan, Kecamatan Dlanggu, Minggu (17/3) seputar jam 06.00 WIB. Waktu itu korban dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery menuturkan, pihaknya akan menyelidik masalah begal payudara yang dihadapi ke-3 wanita itu. Pihaknya mengharap beberapa korban bersedia melapor ke polisi.