4 Bandar Judi Ceki Diringkus Polisi Saat Bermain di Pasar Tradisional Blitar

4 Bandar Judi Ceki Diringkus Polisi Saat Bermain di Pasar Tradisional Blitar – Empat bandar judi ceki dibekuk polisi waktu bermain di pasar tradisionil di Kabupaten Blitar. Walau berkesan sebatas permainan, omzet yang terkumpul tiap-tiap hariya sampai beberapa puluh juta.

Sekawanan terduga yaitu Wagiman (46), Alek Suseno (38), Bori (69) serta Hermawan (31). Wagiman adalah pedagang ikan masyarakat Kecamatan Sanankulon. Sedang Alek ialah petani masyarakat Desa Karangsono, Kecamatan Kanigoro. Sesaat Bori serta Hermawan masyarakat Kademangan.

Polisi menggerebek mereka waktu bermain judi domino type ceki di pasar tradisionil di Kademangan Kabupaten Blitar.

“Anggota Opsnal Satreskrim Polres Blitar sudah terima info dari penduduk jika di Pasar Kademangan sisi belakang seringkali diselenggarakan perjudian. Yakni type judi Domino C3′ Kie, lalu anggota lakukan penyidikan serta digrebek pada Selasa (19/3/2019) seputar jam 07.00 WIB,” kata Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha waktu di konfirmasi, Jumat (22/3/2019).

Skema permainan yang mereka kerjakan, tiap-tiap pemain akan mendapatkan sisi menjadi bandar dengan bergiliran. Saat dikerjakan penggrebekan, yang mendapatkan giliran menjadi bandar yaitu Wagiman. Waktu itu dia tengah bagikan kartu Domino type Ce’Kie.

Di dalam ajang perjudian yang diselenggarakan diatas lapak pedagang, polisi pun temukan uang sebagai taruhan berjudi. Yaitu sebesar Rp 350 ribu.

“Itu uang beberannya saja ya. Tetapi semasing bandar ini kantongi uang tunai dalam jumlahnya besar. Keseluruhan kami bisa amankan sebesar Rp 6,5 juta. Pernyataan mereka, satu hari itu dapat sampai beberapa puluh juta terkumpulnya,” paparnya.

Sekarang keeempat aktor akan dijaring dengan Masalah 303 KUHP. Yaitu dengan intimidasi hukuman 7 tahun penjara.